Jumat, 22 Juli 2011

hal terindah

Hidup bukanlah tentang apa dan siapa kamu sekarang,tapi bagaimana dan seperti apa kita menjalaninya
 terkadang banyak orang berfikir untuk melepaskan apa yang mereka dapatkan untuk mendapatkan sesuatu yang baru dan dirasa lebih baik. fikiran bukanlah dasar untuk menjalani hidup karena banyak hal yang harus diterjemahkan terlebih dahulu,hatipun demikian,beban yang dirasakan terlalu berat oleh orang lain akan menjadi sangat ringan ketika anda mampu membuatnya tersenyum ketika orang itu menangis,rasa bersalah yang anda lakukan hanya bisa ditebus dengan maaf dan perbanyaklah hidup untuk kebaikkan.

"saya sekedar menjalani hidup,bukan menikmati hidup,saya dicintai dan mencintai semua yang terasa menyenangkan bukan tanpa rasa salah jika saya kehilangan seseorang yang berarti,jika hidup itu awan maka ialah yang paling gelap,saya merasa tersakiti ketika seorang sahabat merebut apa yang menjadi senyum saya selama setahun lamanya,hingga kini kebencian saya menjadi petaka untuk diri saya sendiri,seorang sahabat berani menyakiti saya dengan ilmu ghaib yang membuat saya seperti orang bodoh,aneh selama seminggu penuh rasa ketakutan dengan ke-indigoan saya,tapi semua adalah pelajaran hidup,bukan saya tidak berani membalasnya hanya saja DAN akan lebih baik kalo saya mengiklaskan apa yang menurut ia dendam. saya lebih menikmati hidup saya meremove ia dari akun jejaring sosial saya,saya tidak ingin tahu-menahu lagi tentang dia,hidup akan terus berputar dan hanya bagaiman kita berpegang pada sesuatu yang kuatlah agar kita tak terlalu larut akan perputaran tersebut"